Merdeka dalam Belajar!

Merdeka dalam Belajar

Baru-baru ini, Telkom University mendeklarasikan merdeka belajar; kampus merdeka. Sejalan dengan hal tersebut, pihak pemerintah melalui Kemendikbud, kini juga telah memulai revolusi baru dalam memberikan kesempatan kepada pelajar untuk dapat belajar dengan bebas dan nyaman. Alhasil, mereka bisa melaksanakan pembelajaran dengan gembira dan santai. Revolusi ini bernama merdeka belajar.

Beberapa Konsep Merdeka Belajar

Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, konsep dari merdeka belajar ini kabarnya akan jauh lebih memfokuskan kepada kemampuan dan juga keunikan kognitif individu setiap pelajar. Dengan munculnya revolusi baru ini, pelajar akan terbebas dari pembelajaran yang bersifat mendesak.

  1. Melihat Kondisi Kompetensi Minimum Anak

Perbedaan dari konsep pendidikan lama dengan yang baru ini terdapat pada kurikulumnya. Pada kurikulum baru, setiap siswa harus menunjukkan kemampuan minimumnya di dalam hal literasi atau bahkan numerik. Di sini semua pelajar tidak hanya berfokus dengan sebanyak apa nilai dari guru.

Akan tetapi, mereka juga berfokus pada kemampuan berpikir secara kritis dengan menggunakan kemampuan kognitifnya. Bila pada kurikulum sebelumnya, setiap siswa lebih banyak menghafalkan atau bahkan menerapkan materi. Namun, di kurikulum baru pelajar harus mengabstraksi maksudnya.

  1. Melakukan Survei Karakter

Kemudian dalam konsep survei karakter, pihak pemerintah akan melakukan penilaian secara menyeluruh mengenai kualitas pendidikan di setiap sekolah di berbagai daerah. Tidak hanya terkait hasil belajar peserta didik saja, akan tetapi pemerintah juga akan menilai ekosistem dan infrastruktur.

Dengan kata lain, konsep survei karakter yang berkaitan dengan pengembangan kualitas pendidikan tak lagi berfokus pada menerapkan indikator kualitas tetap saja. Namun, kini lebih memfokuskan kepada data yang berasal dari hasil survei paling baru yang ada di setiap sekolah di berbagai daerah.

  1. Melakukan Perluasan dalam Penilaian Hasil Belajar

Salah satu hal yang paling menarik dalam konsep kurikulum merdeka belajar ini, ialah dengan adanya perluasan penilaian hasil belajar setiap peserta didik yang sebelumnya berasal dari nilai ujian nasional (UNAS). Untuk sekarang konsep berubah menjadi metode penugasan dan juga portofolio.

Kedepannya, para siswa akan lebih leluasa dalam mengembangkan diri mereka sesuai dengan minat dan juga bakatnya sendiri. Dengan adanya konsep baru ini, stigma para pelajar yang bodoh maupun pintar diharapkan segera menghilang. Itu karena setiap manusia memiliki bakat yang berbeda.

  1. Meratakan Kualitas Pendidikan Sampai dengan 3T

Konsep dari merdeka belajar juga berarti tentang keadilan terkait akses pendidikan yang setara untuk seluruh siswa yang ada di Indonesia. Oleh sebab itulah, pihak pemerintahan membuat yang namanya kebijakan afirmasi serta pemberian kuota khusus kepada pelajar yang berada di daerah 3T.

Pada Industri 4.0 ini merupakan salah satu momen yang paling penting dalam rangka pemerataan kualitas pendidikan. Hal tersebut karena nanti di tahun 2030 adalah puncaknya demografi dengan 64% penduduk angkatan kerja. Mulai dari sekarang kesiapan SDM sangat menentukan persaingan.

  1. Alasan Konsep Merdeka Belajar Pada Industri 4.0

Mengetahui konsep dari merdeka belajar ialah berfokus kepada pengembangan kemampuan kognitif tiap pelajar. Itu berarti setiap siswa harus mampu berpikir secara kritis serta dengan analisis yang baik pula. Itulah mengapa konsep tersebut sangatlah cocok jika penerapannya pada Industri 4.0 ini.

Kemampuan seperti itulah yang sebenarnya siswa butuhkan, supaya mereka bisa mengambil keputusan yang baik dan bijak dalam menyelesaikan suatu masalah. Sebabnya, di dalam industri 4.0 basisnya sudah merupakan data teknologi. Jika siswa tak mampu menganalisis, berarti dia gagal.

Demikian ulasan singkat terkait pengertian dari merdeka belajar beserta dengan gambaran konsep kurikulum baru tersebut. Dengan adanya metode pembelajaran terbaru di industri 4.0 ini, setiap siswa akan lebih mudah dalam menganalisa serta bisa menyelesaikan suatu masalah tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *